Jumat, 28 Maret 2014

Kehendak "Tuhan" Bagian 2

Kehendak "Tuhan" Bagian 2


     Sadara bahwa ini mimpi. Melakukan itu sama sekali tidaklah mudah! butuh kesabaran, mental yang kuat dan pengendalian diri yang sangat.
     Hari demi hari biasa aku jalani dengan pembulian di sekolah tapi, kali ini rasa marah dan kesal akan pembulian itu berkurang dan hiburan pun bertambah. Sekarang aku bisa mengendalikan mimpi walaupun belum sempurna. Kali ini aku mempunyai kegiatan baru di sekolah yaitu menulis pengalaman mimpi mimpiku. Mungkin dengan itu aku bisa lebih mudah mengendalikan mimpi.
    "Toet..toet.." bel sekolah yang sudah soak pun bebunyi menyeru untuk segera pulang ke rumah. Tidak seperti biasanya. Aku yang biasanya pulang dari sekolah langsung menuju rumah tetapi, kali ini aku menuju warnet (warung internet). Warnet tersebut berada di lingkungan yang cukup kumuh, dan penjaga warnetnya pun bejat sekali, dia sering nge-bokep di sana. "Aaa... 1 jam." minta ku "nih.." jawab penjaga warnet yang "cimeulkeudeuh". Langsung saja saat itu saya mencari komputer yang kosong untuk saya tempati. Di sini, di warnet ini saya bukan untuk bermain game online ataupun bersosial media tetapi, saya di sini untuk browsing tentang 'mengendalikan mimpi'. "Mengendalikan Mimpi" aku menulis kata kunci tersebut di Google, lalu keluarlah beberapa artikel tentang mengendalikan mimpi, lalu saya memilih satu artikel untuk dibaca. Di sana disebutkan bahwa mengendalikan mimpi/lucd dream adalah kondisi dimana kita bisa mengenali mimpi kita. Bla, bla, bla... dan saya membaca tentang langkah langkah untuk luciddream sebagai berikut: 
  1. Rileks, tenangkan pikiran anda, atur nafas anda, dan gunakan baju tidur yang nyaman, ingat dan fokus bahwa anda ingin melakukan Lucid Dreaming, bisa juga dengan bantuan headphone audio
  2. Jaga pikiran anda tetap konsentrasi namun santai, agar anda masih bisa tetap tertidur, contoh: menghitung angka 1-100, tiap hitungannya akan membuat anda semakin rileks, dan biarkan angka-angka tersebut menghilang dan tertidur, menghitung domba, membayangkan diri anda sedang naik-turun tangga.
  3. Sleep Paralysis/tindihan (SP) di kondisi ini anda akan merasa dibebani beban yang sangat berat, dan sulit bernafas, jika anda takut dan terbangun, Lucid Dream anda akan gagal.
  4. Black Out/Ruang hitam kelam, anda akan memasuki ruangan yang gelap untuk beberapa saat sebelum memasuki LD jangan terbangun atau LD anda akan gagal.
 Saya melakukan dan mengalami hal di atas sebelum saya membaca artikel ini, atau saya menemukan teknik itu sendiri! Wow! Memang berat melakukan luciddream pada awalnya, tetapi jika sudah masuk ke dalam mimpi yang bisa kita atur, akan menjadi kesenangan tersendiri. Ternyata membuat/menulis pengalaman mimpi atau lebih populer di sebut jurnal mimpi, ternyata itu merupakan salah satu teknik untuk bisa luciddream.
     Setelah biling habis, saya segera bergegas pulang kerumah. Rumah selalu kosong, kerena ditinggal kerja oleh ke-2 orang tuaku, sedangkan kakak ku masih sekolah. Saat rumah kosong merupakan hal yang sangat inda walaupun tak seindah lucid dream. Aku mulai mengantuk, dan aku terpikir untuk melakukan Lucid Dream (LD) lagi. Aku optimis bisa melakukan itu lagi. Indra penglihatan mulai kabur, pikiran mulai kemana mana....istilahnya 'tidak memikirkan yang sedang dipikirkan' mulailah masuk kedalam fase yang sangat mengerikan yaitu 'paralysis' atau populer 'tindihan'. Rileks saja, aku belumpernah baca ada orang yang mati gara gara lucid dream. Rileks... rileks... kemengerikan itu lama lama memudar dan.... fase yang mengerikan itu sudah terlewati, sekarang aku memasuki fase 'Black out' disini kita jangan sampai terlalu bersemangat, nanti bisa terbangun dan di fase inilah kita memikirkan sesuatu yang ingin kita jadikan mimpi. Dan disaat itu saya memikirkan oranng yang saya suka. Orang yang saya sukai muncul perlahan lahan... dari samar samar hingga menjadi jelas, awalnya tak berwarna menjadi berwarna. Saya sadar itu mimpi tapi, sialnya gara gara saya terlalu bersemangat dan tidak bisa mengontrol diri saya terbangun. "Sial mengapa seperti ini! biasanya lancar lancar saja." gemerutu ku. Tapi, sudahlah mungkin nanti malam aku akan melakukannya tapi, bukan memunculkan orang yang aku sukai melainkan hal hal yang ku sukai. 
Read More...

Rabu, 26 Maret 2014

Teman Khayalan

Teman Khayalan



      Aku sudah berkeluarga, keluarga yang sederhana. Aku adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah berumur 30 tahun. Nama ku Any. Aku hanya mempunyai 1 anak, gadis cilik ini masih berusia 4 tahun, dan dia bernama Elly. Aku sering sekali melihat dia bermain tapi, dia tak pernah bermain dengan anak seumurnya walaupun banyak anak anak seusianya yang tinggal tidak jauh dari rumah kami. Anaku itu selalu bermain permainan yang tak biasa. Setiap sore hari dia selalu berlarian, bercanda hingga tertawa di taman hutan belakang rumah tapi, yang dia hanya seorang diri! tidak ada teman yang bermain bersamanya tetapi, dia terlihat sangat asyik dengan dunianya sendiri. Dan sekali kali aku sering mendengar anaku mengucapkan sebuah nama. Bly, itu namanya. Dia anaku jika sedang bermain di taman hutan dia sering mengucapkan nama Bly itu tapi, seumur hidup ku aku belum pernah bertemu dengan yang namanya Bly, dan anaku selalu dalam pengawasanku jadi dia tak mungkin mengenal seseorang dengan nama Bly tersebut.
     "Hahahaha ayo Bly, kita main kucing kucingan!" seru anaku. Aku mengira itu hanya teman hayalannya saja, dan menurutku itu wajar wajar saja dialami anak seusianya. "Elly, mamah boleh ikut main tidak bareng kamu?"tanya ku dengan canda Elly pun diam sejenak, dia seperti sedang dibisiki oleh seseorang, lalu dia menjawab "enggak blh mah.." "Kenapa?"tanya ku "Soalnya kata Bly mamah gak boleh ikut main" jawab Elly "Oh.. ya sudah, mama masuk dulu kerumah ya!" jawabku. Dan Elly pun masih bermain dengan teman khayalannya itu. "Masih bermain?"tanyaku dalam hati. "Elly ini sudah mau malam ayo cepat masuk!"perintah ku "Iya bu..." dengan berat hati Elly menjawab. Saat tepat pukul jam 06.00 sore suami ku pulang, dia merupakan pegawai biasa di perusahaan swasta "Hai! Sayang capek ya?" basa basi terus kami lakukan layaknya suami istri yang baru menikah. Saat malam pun tiba. "Elly seperti biasanya, dia selalu meminta dongeng penghantar tidur sebelum ia tidur. Dongengpun selesai dan Elly pun menarik selimun untuk beranjak tidur. Saat kira kira jam 01.30 pagi saya ingin ke kamar kecil untuk buang air kecil. Saat saya selesai dari buang air kecil, saya tak sengaja melihat pintu kamar Elly terbuka, sayapun penasaran dan bertanya tanya 'apa yang terjadi dengan Elly karena biasanya Elly tidak membuka kamarnya saat malam hari' Setelah saya melihat pintu kamarnya terbuka saya memasuki kamarnya. Keadaan gelap di kamar Elly karena lampunya dimatikan, cahaya bulan menerangi kamar Elly melalui jendela yang terbuka, dinginnya angin pun menusuk kulit ku. "Sepertinya ada yang aneh dengan Elly" bisik ku sendiri. dan benar saja saat aku mendekati selimut Elly dan aku pun membuka selimut Elly ternyata Elly tidak ada di dalam selimut itu. Ini sungguh tak biasa, dan aku bingung kemana perginya gadis kecil itu, tidak mungkin Elly keluar melalui jendela karena kamarnya berada di lantai dua. Sudah ku cari di seluk beluk kamar ini, sampai ke dalam lemari aku mencarai Elly tapi, tak keberadaan Elly di kamar ini lantas aku pun mencarinya ke lantai satu. "Dek.. dek... dek.." suara tangga kayu yang ku langkahi. Setelah sampai di lantai satu, dinginnya malam dan sepoyan angin makin terasa, aku pun mulai curiga "mengapa angin bisa bertiup sekencang ini di dalam rumah?" dengan rasa penasaran aku mulai pergi ke taman belakang, dan.... aku mendapati pintu menuju taman belakang yang terbuka. Hordeng yang berkibar karena tertiup angin membuat aku menjadi agak merinding... perasaan ku mulai tak enak. Saat ku lihat ke taman belakang aku melihat Elly sedang diam terpaku di taman belakang "Elly? Elly ayo masuk kedalam rumah, di sini dingin sayang!" seru ku "Elly ayo masuk!" "Elly ada apa dengan mu?" dengan berjalan mendekati Elly. "Elly ayo masuk, mengapa kamu berdiri di sini?" dengan nada keras. Tanpa basa basi aku langsunng menarik tangan Elly untuk masuk kedalam rumah tapi, saat aku memegang tangannya, tangannya terasa sangat dingin. Aku terpaku saat memegang tangannya, dan saat aku terpaku, Elly memutarkan kepalanya secara perlahan. "E..e..elly?" tanyaku. Matanya tertutup oleh rambut panjangnya yang menutupi wajahnya. Dan saat aku bertanya untuk kedua kalinya, tiba tiba dia menyeringai kepadaku dengan mata hitam kosong dan wajah pucat "Aaaaaa!!! teriak ku.
     "Teeeeet!!!..Teeet!!!..Teeet!!.." suara alarm berbunyi membangunkan ku dipagi hari. "Tapi tunggu? ada yang aneh... bukannya tadi malam aku bangun untuk kencing dan melihat Elly yang.." bisik ku dalam hati. Aku bertanya kepada suami ku "Hei.. sayang bangun!" sambil menggoyangkan badan suamiku. "apa?" jawab suamiku dengan muka yang masih mengantuk. "Apa aku kemarin malam bangun dari tudur?" tanyaku "Tidak, semalam kamu tidur disini." jawab suamiku. Lalu aku teringat Elly, aku pun mendatangi kamarnya dan ternyata Elly masih tidur dengan wajah yang manisnya. Aku pun mulai lega, mungkin hal yang aku lewati semalam hanya mimpi buruk. Pagi hari kami jalani dengan seperti biasanya. Setelah selesai sarapan dan mandi aku mulai bergerak untuk bersih bersih rumah. Saat itu Elly sedang menonton TV di lantai bawah. Saat aku bersih bersih di lantai 2 semua baik baik saja tapi, saat aku membersihkan kamar Elly aku merasa tau dengan suasana ini. "Jangan jangan..." ketakutan ku dalam hati. Saat kulihat lemarinya, ternyata SAMA persis seperti yang tadi malam! Letak bajunya yang berantakan dan pintunya yang terbuka sama persis! Aku mulai penasaran mengapa ini semua terjadi dengan begitu aneh. *Bersambung
Read More...

Minggu, 23 Maret 2014

Terjebak Dalam Dunia Keji

Terjebak Dalam Dunia Keji
   


     "Aaa.. nge lag...." "Aaaa.. mesen kopi 1." "aaa.. nambah 1 jam" "aaaa" "aaaa.." Sahutan itu sudah makanan sehari hari bagi ku. Aku kerja di sebuah warnet yang letaknya 'diskotik' (di sisi kota saeutik). Wajar saja pergaulan di tempat ini agak keras dan agak berandalan. Kata kata kasar sudah menjad budaya di sini, apa lagi saat sudah di warnet mau apalah, berkata apalah, seperti tidak sadar bahwa itu kata kasar. Sebenarnya aku sudah lama tidak tinggal bersama kedua orang tua ku. Bukan... bukan mereka yang meninggalkan ku, melainkan aku lah yang meninggalkan merea. Hufff.... semua ini sudah terlanjur terjadi, aku sekarang sudah menjadi anak jalanan yang hanya bisa membaca dan perhitungan sederhana saja. Aku bisa seperti ini karena terbawa pergaulan yang tak beres. Sebenarnya salah terbesar ada pada diriku ini "mengapa aku tak bisa melawan keinginanku itu?! sehingga aku sekarang menjadi aku yang sekarang ini!!!" Teriak ku.
     "Satu jam a.." pinta pelanggan "nih" (sambil memberikan biling) jawab ku. Pekerjaan yang sangat monoton... sebenarnya tak ada yang salah dengan pekerjaan ku ini, lagi lagi yang menjadi masalah dalam pekerjaan ku ini adalah "lingkungannya!" Aku terjebak dalam lingkungan yang buruk lagi, aku tak bisa melawan hawa nafsu ku ini. Terkadang menjadi penjaga warnet di tempat yang cukup kumuh ini menyenangkan karena bisa bermain internetan sepuasnya digaji pula!!! 
     Warnet. Tempat orang untuk bermain internet, entah itu bermain game online ataupun cuma browsing saja. Udara di sini sangat panas, dan pengap. Suasana yang panas dan pengap itu memudahkan emosi seseorang membledak, yaaa.. kadang kadang ada yang bertengkar di tempat ini, tapi itu bukanlah yang paling parah, yang paling parah di sini adalah sudah memudarnya nila agama. Saat bulan puasa banyak yang 'ngegodin'(buka sebelum waktu buka) siang siang saat bulan puasa sudah makan dan minum, asap rokok di mana mana membuat udara menjadi tak sehat, ditambah lagi orang orangnya yang seperti begitu. Tapi ada hal yang paling membuat aku menyesal, tetapi aku tetap melakukan dan mengulanginya.
     Di warnet ini koneksinya lumayan cepat dan bebas sebeasnya!!! mau membuka situs apapun bisa diuka di sini tanpa pengawasan atau pemblokiran situs situs. Pastinya, aku terjebak dalam dunia yang keji ini. aku sebenarnya setiap hari membuka situs 'porno'. Otomatis, jika sudah sering membuka situs porno pasti juga sering melakukan 'onani/masturbasi'. Onani atau masturbasi sudah menjadi makanan setiap hari. Setiap hari aku tak bisa berhenti dari kebiasaan jelek itu, aku tak bisa melawan nafsu yang bergejolak itu. Semakin parah dan parah... setiap hari aku sering membua situs situs porno di internet, dan aku sudah melakukan masturbasi melampaui batas normal! Senormalnya seseorang melakukan mastrubasi hanya 1atau2 kali seminggu, tetapi berapa frekuensi onani ku?? bisa 3 sampai 7 kali dalam sehari!!! dan itu pun semakin parah dan parah, di mulai dengan video seseorang melakukan hubungan suami istri biasa, sampai aku sekarang menonton video BDSM. Aku tahu itu salah, tapi aku terus melakukanya. Aku tahu itu dilarang dalam agama tapi, aku tak berdaya melawannya. Sampai saat ini aku terus melakukan kebiasaan jelek ini. "Apakah ini sudah takdir ku unutuk melakukan hal hina ini?!"
     Samapai suatu hari aku memberanikan diriku untuk menyewa 'cabe'. Yah... nikmat... mungkin itu terasa nikmat tapi, itu kenikmatan yang sementara lagi hina. Aku mulai ketagihan akan hal seperti itu. Aku melakukannya hampir beberapa kali dalam seminggu dan terus secara rutin aku melakukan hal tercela yang sangat tercela. Setiap hari berganti ganti pasangan, dan hal ini sudah aku alami beberapa tahun. Sampai aku tertangkap basah sedang 'melakukan' dengan wanita oleh bos ku di warnet dan aku sempat dicacimaki, dipukul sampai akhirnya aku dipecat secara tidak terhormat dan hina... Hidup ku sekarang sudah Hancur!!! aku merasa putus asa.... sekarang aku menjadi gelandangan kota. Tadinya aku ingin pulang ke rumah orang tua ku, tapi aku sudah pergi terlalu jauh dan sangat lama, mungkin keluargaku di sana sudah melupakanku. Berjalan tapi tak berasa berjalan. Hidupku ini sudah mati rasa, hambar tak berasa. Allahu Akbar... Allahu Akbar... suara adzan tiba tiba menggetarkan hati ku yang kosong itu. Hati ku mulai bergerak menuju suara panggilan shalat itu. Perlahan lahan langkah ku menuju masjid semakin dekat. Di sana aku mandi besar dulu akibat perbuatan 'zina' yang telah ku perbuat dahulu. Aku pun shalat sambil berjatuhan air mata... Terasa sejuk sekali dalam hati... dan.... dari saat itu aku mulai semua lagi dari awal.
     Aku tak punya rumah satu satunya rumah bagiku ini adalah masjid ini. Di masjid ini tentunya ada penjaga masjidnya dan dia sudah tua, dan dia berkata padaku "Nak.. kenapa kamu tidur di sini terus?" "Hmmm... saya gak punya rumah kek.." jawab ku, lalu si kake bertanya lagi "Kamu mau tinggal di rumah kakek?" tanpa basa basi lagi aku langsung  menjawab "Mau!". Siangnya aku langsugn menuju rumah si kakek ini. Sesudah sampai di sana, ternyata rumahnya hanya sebuah gubuk kecil dan ia tinggal hanya sendirian sama seperti ku. Sampai pada esoknya kami berbagi cerita, berbincang bincang.. sampai saat itu aku berani menceritakan masa lalu ku yang kelam itu. Dan akupun menceritakannya kepada kakek bercerita bahwa aku dulu pernah berzina! Kelihatannya kakek itu terkejut mendengar ceritaku ini dan aku bertanya padanya dengan muka lelah "kek, apakah dosaku ini bisa bisa diampuni?' "bisa"jawab kakek sambil tersenyum, lalu aku bertanya lagi kepadanya "tapi aku sudah melakukan hal itu 10 kali.. apakah masih bisa diampuni?" "astagfirullah... bisa" lebih kaget dari yang awal, dan aku betanya lagi "tapi sebenarnya aku sudah berzina sebanyak 100 kali lebih... apakah maih bisa diampuni?" kakek pun menjawab dengan wajah yang terpaku "Astagfirullah... bisa nak" sambil tersenyum kepadaku. "apakah dosa yang menggunung itu bisa diampuni oleh Allah?" jawab ku untuk meyakinkan kakek. Dan kake pun malah tersenyum mendengar pertanyaan ku ini dan menjawab "bisa", lalu sangkakek mengambung dengan membaca bebrapa ayat Al-Quran untu lebih meyakinkan ku. Dan akupun mulai menangis, menagisi kesalahan ku yang telah ku perbuat... dan akupun sedang berusaha bertobat kepada Allah SWT dengan tobat yang sebnar benarnya tobat, dan semoga saja kelak aku bisa bebas dari "Dunia yang Keji."

*kisah inu hanya fiksi
Read More...

Kehendak "Tuhan"

Kehendak "Tuhan"

     Saya hanyalah seorang manusia biasa yang tidak sempurna dan penuh dengan kekurangan. April Tanggal 17 itu tanggal ulang tahunku, aku tak suka jika ulang tahun ku ini dirayakan atau dijadikan hari besar untuk diri ku. Dan tahun ini usia ku genap 15 tahun, aku masih tinggal bersama orang tua. Rumah yang ditinggali oleh keluarga ku cukup nyaman dan sederhana, dan menurutku itu tempat yang paling baik ke-2 dalam hidup ku, tapi kehidupan di sekolah adalah mimpi buruk bagi ku.
     *Kriiiinggggg!!! Alarm berbunyi, aku segera beranjak dari tempat tidur ku dan segera menyiapkan barang barang untuk pergi sekolah. Mandi, makan dan akhirnya aku berangkat ke sekolah menuju tempat yang paling aku benci, tapi mau bagaimana lagi itu merupakan kewajiban ku. Gerbang sekolah selalu terbuka, tapi tidak untuk gerbang pertemanan. Di sekolah aku selalu diejek dan dikucilkan oleh teman-teman yang lain dan sering kali aku dijahili. Aku tak bisa berbuat banyak aku hanya pasrah. Di kelas aku bukanlah murid yang pintar, aku tak mempunyai sahabat dekat atau pun teman orang orang mengajak ku berbicara hanya untuk tanya jawab atau tugas saja selain itu tak pernah.
     Indah sekali. Walaupun aku tak punya teman dan tidak merasakan hangatnya persahabatan, tapi untungnya aku masih bisa merasakan cinta. Ada seorang anak perempuan yang aku suka, dia berada di kelas sebelah, dia cantik dan pintar, tapi aku sebaliknya. Apakah mungkin? Sebenarnya aku sudah menyukainya sejak setahun kebelakang dan aku sudah menyukainya tapi aku tak pernah mengungkapkan rasa yang aku rasakan kepadanya. Mungkin dia satu-satunya penghibur ku di sekolah. Apes sekali hidup ku. Orang yang ku sukai kini sudah memiliki pacar dan aku iri terhadapnya. Sekarang sudah tak ada lagi hiburan di sekolah, rasanya aku ingin segera ke rumah dan menuju tempat terbaik ku yaitu "kamar ku sendiri". 
     Aku mulai kecapean memikirkan orang yang aku sukai itu akupun mulai berbaring di tempat tidur ku, inilah satu-satunya surga bagi ku. Mata ku sudah tak kuat lagi menahan rasa kantuk ini akhirnya aku tertidur. Ya, aku mulai tidur aku bisa merasakan aku mulai tidur, tapi mengapa aku bisa sadar aku mulai tertidur?! Tiba-tiba aku berada dalam dunia yang entah berantah. Suara ledakan tepat terdengar di sebelah telingaku, cahaya warna-warni yang tak jelas menghalangi pandanganku, tak ada jalan untuk diinjak dan..... mengapa badan ku tak bisa ku gerakan?! Sulit sekali rasanya, tapi aku tetap rileks, rileks.... sedikit demi sedikit tempat yang mengerikan ini menjadi tempat yang kosong dan gelap.  Dan di tempat yang gelap ini aku mulai memikirkan orang yang paling ku benci dan di sana sedikit demi sedikit orang itu muncul, aku mulai memukulnya, dia melawan tapi aku di sini jauh lebih kuat, aku memikirkan senjata, dan senjata itu muncul di tangan ku, tanpa basa-basi lagi aku mulai membredelnya. Setelah itu semua, semua menjadi gelap kembali dan aku mulai tersadar dalam tidur, aku merasa puas karena bisa membalaskan dendam ku ini walau hanya dalam tidur.
     Aku baru tersadar bahwa itu adalah mimpi dan anehnya aku bisa mengaturnya! Walau belum sempurna! "Hahahhahahah" tertawa kepuasanku terlisankan. Mungkin hal yang sama ini bisa aku lakukan lagi malam besok, dan besok dan besoknya lagi dan terus sampai kepuasan ku terpuaskan. Mungkin nanti aku bisa memunculkan orang yang aku cintai, dan aku bisa bersamanya dalam dunia mimpi dengan kehendak yang bebas atau "Kehendak Tuhan"

*cerita ini hanya fiksi
Read More...

Sabtu, 22 Maret 2014

Cara Daftarkan Blog Ke DMCA Protected

Sebal bukan jika artekel yang anda buat sendiri dicopas oleh orang lain, dan yang lebih sebalnya lagi jika artikel yang copas itu mendapatkan posisi nomor satu di google. Bagaimana perasaan anda? Sebal bukan? Untuk itu makanya kita harus memasang DMCA protected langsung aja ke inti dari artikel ini.

Cara Daftarkan Blog Ke DMCA Protected

  • Buka situs DMCA
  • Lalu ke bagian  Website Protection
  • Lalu pilih get protected
  • Pilih badge sesuai keinginan
  • Ingat, isi formulir di sebelah kanan sebelum menggunakan badgenya.
  • Jika sudah menemukan badge yang pas silahkan centang Add this Badge to Blogger
  • Selesai...
Memang cukup mudah bukan Cara Daftarkan Blog Ke DMCA Protected
sekian dan terimakasih
Read More...

Lirik Lagu Save Me Avenged Sevenfold

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Bagi penggemar A7x saya akan memberikan lirik lagu Save Me. Langsung aje..

SKULL!!
(They all know, They all know!)
Sorry, did I wake your dreams?Some questions run to meWe only, only wake up when we sleepMet by the lunar light, trouble's all we findLost our way tonight
Is it something we said?Is it something we said to them?Is it something we said?!
(Save me)Entrapped to the vile world(Save me)Where the endings are the same as every otherWe're only here to die(Save me)I'm losing my only dream(Save me)I can use some God in life, some place to goIf you hear me, let me know
(They all know, they all know!)
Ever since the day you let my face being said unknownHow many years to walk this path aloneSo much to see tonight, so why'd you close your eyes?Why can't I shut mine?
Is it something we did?Is it something we did to them?Is it something we did?!
(Save me)Entrapped to the vile world(Save me)Where the endings are the same as every otherWe're only here to die(Save me)I'm losing my only dream(Save me)I can use some God in life, some place to goIf you hear me, let me knowIf you hear me, let me know
Help me find my waySo, help me find my way
No pulse inside of me, stone cold lips and have seenAll lies into a degree, losing you I wanna beFind out, what now?He may be out of his mindBut someday you will find, that sanity has left us all blindAnd dragged us all behind, a moment seen with those eyesCrystal blue disguise, they say that all beauty must dieI say it just moves on
If you only open your mind, then someday you will findThat sanity left us behind, and walk right through the darkI can see the picture's clear, it's yesterday, pictures of my ownI can hear the voices begging you to stay, but know you're not alone.
(Save me)Entrapped to the vile world(Save me)Where the endings are the same as every otherWe're only here to die(Save me)I'm losing my only dream(Save me)I can use some God in life, some place to goIf you hear me, let me knowIf you hear me, let me know
Tonight we all die young. [6x]Tonight we all dieTonight we all die young!
Read More...
.